JAGAD RAYA

PENGERTIAN JAGAD RAYA

Ruangan yang mahaluas yang tidak dapat diketahui/dibayangkan luasnya. Jagad raya diduga bentuknya melengkung dan dalam keadaan memuai, serta terdiri atas galaksi – galaksi bintang yang jumlahnya ribuan. Jagad raya kita berumur 15 miliar tahun.

 

TEORI JAGAD RAYA MENURUT PARA AHLI

Menurut orang Yunani Kuno

Orang Yunani pada zaman dahulu mengira bahwa langit itu sangat dekat dengan bumi, dan bumi sangat kecil dibandingkan dengan langit. Mereka mengira bumi diatur oleh Dewa, seperti Dewa Helios (Dewa Matahari) dan Dewa Zeus (Dewa Hujan dan Guntur).

Menurut Aristoteles

Seorang filsafat yang hidup sekitar 300 SM yang menerangkan bahwa peredaran Bulan, Venus, Mars dan planet-planet lain. Aristoteles berpendapat bahwa Matahari, planet dan bintang-bintang semua beredar mengelilingi Bumi.

 

 

 

 

Menurut Ptolomeus

Seorang ahli filsafat bangsa Yunani yang hidup 100 tahun setelah Aristoteles, Ptolomeus sampan menyusun teori baru mengenai cakrawala yang juga disebut Kosmos. Teorinya : benda-benda langit itu semua mengelilingi bumi. Teori ini disebut teori Geo Sentris.

 

 

Menurut Copernicus

Lahir di Toum-Polandia (1473-1543) anak seorang Uskup Katolik. Teorinya bahwa hanya bulan saja yang betul-betul mengelilingi bumi, sedangkan planet-planet lain tidak, tetapi semuanya mengelilingi Matahari.

 

Menurut Galileo Galilei

Hidup pada zaman setelah ditemukan Teleskop, tanggal 7 Januari 1610 dengan menggunakan teleskop menemukan Jupiter. Bukan hanya sebuah titik cahaya kecil, melainkan berupa sebuah bola besar dengan empat buah pengiringnya, dia juga membenarkan teori Copernicus.

 

Pandangan Masyarakat Modern

Dahulu ilmu yang mempelajari tentang asal-usul alam semesta disebut Kosmogoni, sekarang oleh para ahli astronomi modern, kosmogoni yang mempelajari asal-usul dan evolusi alam semesta diperluas meliputi isi alam semesta dan organisasinya.

Melalui Kosmologi yang telah maju, dikemukakan teori-teori terjadinya alam semesta, dimana teori-teori itu dapat dikelompokkan menjadi tiga teori utama. Tahun 1940 diterangkan terjadinya alam semesta telah menggunakan asas yang sama bahwa alam semesta memuai.

 

 

 

Terjadinya Bumi dan Tata Surya

Telah dikemukakan bahwa galaksi terdiri dari berjuta-juta bintang dengan segala jenis, bentuk, dan ukurannya. Salah satu diantara jutaan bintang tersebut adalah matahari yang mempunyai sejumlah anggota yang disebut Tata Surya. Jadi, sebuah tata surya terdiri dari satu matahari dan senua benda angkasa yang beredar mengelilinginya. Tata surya dikelilingi oleh delapan planet, termasuk planet bumi.

Berikut ini dijelaskan beberapa hipotesis terjadinya bumi dan tata surya :

  1. 1. Hipotesis Kabut

Hipotesis yang sering dinamakan hipotesis solar nebula ini merupakan hipotesis yang paling tua dan terkenal. Imanuel Kant (1724-1804), seorang ahli filsafat berkebangsaan Jerman, membuat suatu hipotesis tentang terjadinya tata surya. Dikatakan bahwa di jagad raya terdapat gunpalan kabut yang berputar perlahan-lahan. Bagian tenngah kabut itu lama-kelamaan menjadi gumpalan gas yang kemudian menjadi matahari dan bagian kabut sekitarnya menjadi planet-planet dan satrelitnya.

  1. 2. Hipotesis Planetesimal

Thomas C. Chamberlin (1843-1982) seorang ahli geologi dan ilmuan dari Amerika menyampaikan teori yang dikenal sebagai Teori Planetesimal (berarti planet kecil) dalam penelitiannya The Origin of the Earth (asal mula bumi) pada tahun 1916.

Manurut teori ini, matahari telah ada sebagai salah satu dari bintang-bintang yang banyak. Pada suatu masa, ada sebuah bintang berpapasan pada jarak yang tidak terlalu jauh. Akibatnya, terjadilah peristiwa pasang naik pada permukaan matahari maupun bintang itu. Sebagian dari massa matahari itu tertarik kearah bintang.

  1. 3. Hipotesis Kuiper

Informasi mutakhir mengenai komposisi bintang dan planet menyatakan bahwa planet-planet dan matahari muncul pada saat yang sama. Astronom bernama Gerard P. Kuiper (1905-1973) mengemukakan bahwa semesta terdiri dari formasi bintang-bintang. Menurut dia, dua pusat yang memadat berkembang dalam suatu awan antarbintang dari gas hydrogen. Pusat yang satu lebih besar daripada pusat yang lainnya dan kemudian memadat menjadi bintang tunggal, yaitu matahari.

Peristiwa berikutnya kabut menyelimuti pusat yang lebih kecil yang disebabkan oleh adanya gaya tarik dari massa yang lebih besar. Gaya ini menyebabkan awan yang lebih kecil terpecah-pecah menjadi awan-awan yang lebih kecil lagi yang disebut protoplanet. Setelah suatu periode waktu yang lama, protoplanet tersebut menjadi planet-planet seperti yang dilihat sekarang ini. Jika kedua awan itu mempunyai ukuran yang sama, maka akan terbentuk bintang ganda. Formasi bintang ganda sangat sering terjadi di alam semesta.

Ketika matahari memadat, ia akan menjadi begitu panas sehingga sebagian besar energy radiasi dipancarkan. Energy itu cukup kuat untuk mendorong gas-gas yang lebih terang, seperti hydrogen dan helium, dari awan yang menyelubungi protoplanet-protoplanet yang paling dekat ke matahari.

Pada waktu bintang itu menjauh, sebagian dari massa matahari itu jatuh kembali ke permukaan matahari dan sebagian lagi terhambur ke ruang angkasa sekitar matahari. Hal inilah yang dinamakan planetesimal yang kemudian menjadi planet-planet kecil dan beredar pada orbitnya.

  1. 4. Hipotesis Pasang Surut Gas

Pada tahun 1917 sarjana Inggris, James Jeans (1877-1946) dan Herald Jeffries, menggunakan teori tentang terjadinya planet-planet. Hipotesisnya dikenal dengan nama Hipotesis Tidal James-Jeffries. Menurut hipotesis ini pada suatu saat sebuah bintang yang hamper sama besarnya dengan matahari melintas di dekat matahari. Hal ini menimbulkan terjadinya pasang pada matahari. Pasang itu berbentuk seperti cerutu yang sangat besar ini kemudian bergerak mengelilingi matahari dan mengalami perpecahan menjadi sejumlah butir-butir tetesan kecil. Butir-butir tetesan yang terbesar diantaranya karena daya tariknya dapat menarik butir-butir yang kecil, sehingga akhirnya membentuk gumpalan-gumpalan sebesar planet-planet yang ada sekarang. Hal yang sama juga terjadi pada pembentukkan satelit dari planet.

  1. 5. Hipotesis Peledakan Bintang

Teori ini dikemukakan oleh astronomi dari Inggris, Fred Hoyle pada tahun 1956. Kemungkinan matahari memiliki kawan sebuah bitang (matahri juga bintang) dan pada mulanya juga berevolusi satu sama lain. Ada juga diantaranya ynag memadat dan mungkin juga terjerat ke dalam orbit keliling matahari. Banyak bintang yang meledak akan bebas di ruang angkasa. Teori ini didukung banyak ahli astronomi, karena banyak bintang ganda atau bitang kembar telah diketahui memang ternyata ada.

Keberatan terhadap teori ini adalah kebanyakan bintang di dalam 25 tahun cahaya matahari, agak serupa dengan matahari dan sangat stabil

 

STUKTUR JAGAD RAYA

 

  1. 1. Materi Nampak

Terdiri dari benda-benda angkasa yang menghasilkan cahaya atau memantulkan cahaya sehingga keberadaaanya dapat kita amati. Struktur benda besar. angkasa dari kecil hingga besar adalah sebagai berikut :

- matahari, bintang, planet, bulan, asteroida, dll
- Tata surya
- Galaksi
- Cluster, Super Cluster

1.1 Tata Surya (Solar  System)

 

Tata surya merupakan sistem edar planet-planet mengelilingi satu/lebih bintang. Tata surya kita pusat edar/orbitnya adalah matahari, yang juga merupakan  pusat konsentrasi  massa tata surya.

Berikur daftar distibusi massa dari tata surya kita :

Sun:                                    99.85%
Planets:                                0.135%
Comets:                               0.01% ?
Satellites:                             0.00005%
Minor Planets:                     0.0000002% ?
Meteoroids:                         0.0000001% ?
Interplanetary Medium:      0.0000001%

 

 

1.2       Bintang

Benda angkasa yang menghasilkan radiasi/cahaya. Cahaya ini keluar dari reaksi fusi, yang memberi energi untuk mempertahankannya dari tarikan gravitasi sehingga tidak runtuh. Jika bintang kehabisan bahan bakar itu, maka akan runtuh menjadi bintang kerdil putih (white drawf), atau bintang netron, atau bahkan menjadi lobang hitam, tergantung massanya.

Keruntuhan bintang yang besar menjadi lobang hitam. Bintang yang terdekat dengan tata surya kita adalah Proxima Centauri, yang berjarak sekitar 4  tahun cahaya ( Tahun cahaya adalah jarak yang ditempuh cahaya selama satu tahun. Jadi jika 1 detik jarak yang ditempuh 300 000 km, maka 1 th cahaya sekitar 10 triliun km).

 

1.3       Matahari

Benda angkasa yang menghasilkan radiasi/cahaya. Cahaya ini keluar dari reaksi fusi, yang memberi energi untuk mempertahankannya dari tarikan gravitasi Matahari merupakan 99.85% materi dari seluruh tata surya. Planet-planet, disekitar  mataharinya mengandung  0.135%. Jupiter yang merupakan planet terbesar memiliki lebih dari 2 kali seluruh planet lain jika digabung. Satelit planet, komet, asteroid, meteoroid, dan media antar planet mengandung 0.015%.

 

1.4       Planet

Benda angkasa yang tidak menghasilkan cahaya, yang mengitari bintang. Pada tata surya kita terdapat 8 buah planet, masing – masing secara berurutan menjauhi matahari: Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus.

1.4.1 Planet – planet bagian dalam :

Merkurius

Merkurius (0,4 SA) adalah planet terdekat dari matahari serta juga terkecil (0,055 massa bumi). Merkurius tidak memiliki satelit alami dan ciri geologisnya di samping kawah meteorid yang diketahui adalah (lobed ridges atau rupes), kemungkinan terjadi karena pengerutan pada perioda awal sejarahnya.Atmosfer Merkurius yang hampir bisa diabaikan terdiri dari atom-atom yang terlepas dari permukaannya karena semburan angin matahari. Besarnya inti besi dan tipisnya kerak Merkurius masih belum bisa dapat diterangkan. Menurut dugaan hipotesa lapisan luar planet ini terlepas setelah terjadi tabrakan raksasa, dan perkembangan (“akresi”) penuhnya terhambat oleh energi awal matahari.

 

Venus

Venus (0,7 SA) berukuran mirip bumi (0,815 massa bumi). Dan seperti bumi, planet ini memiliki selimut kulit silikat yang tebal dan berinti besi, atmosfernya juga tebal dan memiliki aktivitas geologi. Akan tetapi planet ini lebih kering dari bumi dan atmosfernya sembilan kali lebih padat dari bumi. Venus tidak memiliki satelit. Venus adalah planet terpanas dengan suhu permukaan mencapai 400 °C, kemungkinan besar disebabkan jumlah gas rumah kaca yang terkandung di dalam atmosfer. Sejauh ini activitas geologis Venus belum dideteksi, tetapi karena planet ini tidak memiliki medan magnet yang bisa mencegah habisnya atmosfer, diduga sumber atmosfer Venus berasal dari gunung berapi.

 

Bumi

Bumi adalah planet bagian dalam yang terbesar dan terpadat, satu-satunya yang diketahui memiliki activitas geologi dan satu-satunya planet yang diketahui memiliki mahluk hidup. Hidrosfer-nya yang cair adalah khas di antara planet-planet kebumian dan juga merupakan satu-satunya planet yang diobservasi memiliki lempeng tektonik. Atmosfer bumi sangat berbeda dibandingkan planet-planet lainnya, karena dipengaruhi oleh keberadaan mahluk hidup yang menghasilkan 21% oksigen. Bumi memiliki satu satelit, bulan, satu-satunya satelit besar dari planet kebumian di dalam Tata Surya.

 

Mars

Mars (1,5 SA) berukuran lebih keci dari bumi dan Venus (0,107 massa bumi). Planet ini memiliki atmosfer tipis yang kandungan utamanya adalah karbon dioksida. Permukaan Mars yang dipenuhi gunung berapi raksasa seperti Olympus Mons dan lembah retakan seperti Valles marineris, menunjukan aktivitas geologis yang terus terjadi sampai baru belakangan ini. Warna merahnya berasal dari warna karat tanahnya yang kaya besi.Mars mempunyai dua satelit alami kecil (Deimos dan Phobos) yang diduga merupakan asteroid yang terjebak gravitasi Mars.

 

1.4.2  Planet – planet bagian luar :

Yupiter

Yupiter (5,2 SA), dengan 318 kali massa bumi, adalah 2,5 kali massa dari gabungan seluruh planet lainnya. Kandungan utamanya adalah hidrogen dan helium. Sumber panas di dalam Jupiter menyebabkan timbulnya beberapa ciri semi-permanen pada atmosfernya, sebagai contoh pita pita awan dan Bintik Merah Raksasa. Sejauh yang diketahui Jupiter memiliki 63 satelit. Empat yang terbesar, Ganymede, Callisto, Io, dan Europa menampakan kemiripan dengan planet kebumian, seperti gunung berapi dan inti yang panas.Ganymede, yang merupakan satelit terbesar di Tata Surya, berukuran lebih besar dari Merkurius.

Saturnus

Saturnus (9,5 SA) yang dikenal dengan sistem cincinnya, memiliki beberapa kesamaan dengan Jupiter, sebagai contoh komposisi atmosfernya. Meskipun Saturnus hanya sebesar 60% volume Jupiter, planet ini hanya seberat kurang dari sepertiga Jupiter atau 95 kali massa bumi, membuat planet ini sebuah planet yang paling tidak padat di Tata Surya. Saturnus memiliki 60 satelit yang diketahui sejauh ini (dan 3 yang belum dipastikan) dua di antaranya Titan dan Enceladus, menunjukan activitas geologis, meski hampir terdiri hanya dari es saja. Titan berukuran lebih besar dari Merkurius dan merupakan satu-satunya satelit di Tata Surya yang memiliki atmosfer yang cukup berarti.

Uranus

Uranus (19,6 SA) yang memiliki 14 kali massa bumi, adalah planet yang paling ringan di antara planet-planet luar. Planet ini memiliki kelainan ciri orbit. Uranus mengedari matahari dengan bujkuran poros 90 derajad pada ekliptika. Planet ini memiliki inti yang sangat dingin dibandingkan gas raksasa lainnya dan hanya sedikit memancarkan energi panas. Uranus memiliki 27 satelit yang diketahui, yang terbesar adalah Titania, Oberon, Umbriel, Ariel dan Miranda.

 

 

Neptunus

Neptunus (30 SA) meskipun sedikit lebih kecil dari Uranus, memiliki 17 kali massa bumi, sehingga membuatnya lebih padat. Planet ini memancarkan panas dari dalam tetapi tidak sebanyak Jupiter atau Saturnus. Neptunus memiliki 13 satelit yang diketahui. Yang terbesar, Triton, geologinya aktif, dan memiliki geyser nitrogen cair. Triton adalah satu-satunya satelit besar yang orbitnya terbalik arah (retrogade). Neptunus juga didampingi beberapa planet minor pada orbitnya, yang disebut Trojan Neptunus. Benda-benda ini memiliki resonansi 1:1 dengan Neptunus.

 

1.5       Bulan/Satelit

Seperti planet,hanya dia mengitari planet. Bumi kita memiliki satu satelit/bulan.

 

1.6       Asteroida, komet, meteroid, planet kecil

Benda angkasa kecil-kecil yang melayang-layang. Asteroida ini banyak sekali terdapat di antara orbit Mars dan Yupiter. Komet adalah badan Tata Surya kecil, biasanya hanya berukuran beberapa kilometer, dan terbuat dari es volatil.

 

1.7       Cluster dan Supercluster

Beberapa galaksi yang berdekatan membentuk formasi yang dinamakan      Cluster. Cluster             tempat Bima Sakti bernama Local Group yang berisi sekitar 30 galaksi. Cluster -    cluster tersebut juga             membtk supercluster. Supercluster tempat bima sakti kita adalah Local supercluster, dengan pusat orbit Cluster Virgo.

1.8       Jagad memuai

Diketahui jagad ini tidaklah ststis atau steady-state, melainkan memuai. Hal ini      pertama kali diungkapkan oleh astronom terkenal Edwin Hubble.

 

 

1.9 Galaksi

Galaksi adalah gugusan dari miliaran bintang-bintang. Biasanya sekitar 100 miliar bintang. Galaksi  memiliki berbagai bentuk seperti spiral, cakram, elips atau tidak beraturan. Galaksi tempat tatasurya kita adalah galaksi bima sakti (milky way). Jumlah galaksi di jagad sekarang diperkirakan sekitar 100 miliar galaksi. Galaksi bima sakti, tempat tata surya kita, merupakan galaksi berbentuk cakram. Jarak antar tepi-tepi cakram adalah sekitar 100 juta tahun cahaya.

Galaksi kita memiliki dua bagian :

- Bagian inti : berada di tengah, berbentuk mirip bola dengan diameter , berisi sekitar 80 miliar bintang, serta diperkirakan terdapat lobang hitam yang sangat besar massanya
- Bagian tepi : berisi sekitar 20 miliar bintang.Tata surya terletak di agak    pinggir cakram ini.

 

Berdasarkan pengamatan, dapat dibedakan 3 macam galaksi :

 

Galaksi Spiral (Spiral Galaxis)

Galaksi ini merupakan galaksi yang berstruktur paling sempurna jumlah 80%, yang terdiri dari tiga bagian :

a. pusat spiral galaksi yang terdiri dari gugusan bintang yang berbentuk   bulat

b. lingkaran yang membungkus pusat spiral

c. piringan dengan lengan spiral

Galaksi Ellips (Elliptical Galaxis)

Galaksi ini meliputi jumlah 17% dari semua galaksi yang sudah diketahui, galaksi ini berbentuk ellips, merupakan bangunan yang sederhana karena hanya terdiri atas :

a. pusat roda

b. selubung yang membungkus pusat

 

Galaksi tidak beraturan (Irregular Galaxis)

Galaksi ini berjumlah kurang dari 3% dari semua galaksi yang sudah ditemukan. Galaksi ini terlihat sebagai gumpalan datar atau onggokan bintang yang semakin menebal, sebagian menipis dalam batas-batas yang tidak jelas.

 

2. Materi Gelap (Dark  Mater)

Terdiri dari benda-benda angkasa yang supermasif, yang runtuh akibat gravitasinya menjadi sedemikian masifnya tetapi gaya gravitasinya begitu besarnya sehingga semua materi tertelan bahkan cahaya pun tak dapat keluar dari tarikannya. Akibatnya materi itu tidak bisa dilihat keberadaanya, kecuali dari akibat gravitasinya. Benda itu dinamakan lobang hitam (black holes).Meski tidak kelihatan justru materi gelap mengisi sebagian besar jagad raya. Menurut yang sekarang bisa diamati meliputi 90 % dari materi jagad raya berisi materi gelap. Di pusat galaksi Bima sakti kita terdapat lubang hitam yang sangat besar.

 

Inilah ukuran sebagian Jagad Raya

W Cephei; VV Cephei: 3,676,200,000 km (ie, 288194 x Earth)
My Cephei: 3,481,250,000 km
Antares: 1,108,430,000 km
Beteigeuze: 905,125,000 km
Rigel: 86,335,000 km
Arcturus: 4,177,500 km
Pollux: 6,962,500 km
Sirius: 2,506,500 km
Sun: 1,392,500 km
Jupiter: 142,984 km
Saturn: 108,728 km
Neptune: 49,532 km
Earth: 12,756 km
Venus: 12,104 km
Mars: 6,794 km
Mercury: 4880 km

 

 

RINGKASAN JAGAD RAYA

 

Jagad Raya adalah ruangan yang mahaluas yang tidak dapat diketahui/dibayangkan luasnya. Jagad raya diduga bentuknya melengkung dan dalam keadaan memuai, serta terdiri atas galaksi – galaksi bintang yang jumlahnya ribuan. Jagad raya kita berumur 15 miliar tahun.

 

Teori Jagad Raya menurut para ahli :

  1. Menurut orang Yunani Kuno

Orang Yunani pada zaman dahulu mengira bahwa langit itu sangat dekat dengan bumi, dan bumi sangat kecil dibandingkan dengan langit.

Menurut Aristoteles

Aristoteles berpendapat bahwa Matahari, planet dan bintang-bintang semua beredar mengelilingi Bumi.

Menurut Ptolomeus

Teorinya : benda-benda langit itu semua mengelilingi bumi. Teori ini disebut teori Geo Sentris.

Menurut Copernicus

. Teorinya bahwa hanya bulan saja yang betul-betul mengelilingi bumi, sedangkan planet-planet lain tidak, tetapi semuanya mengelilingi Matahari.

Menurut Galileo Galilei

Bukan hanya sebuah titik cahaya kecil, melainkan berupa sebuah bola besar dengan empat buah pengiringnya, dia juga membenarkan teori Copernicus.

 

Pandangan Masyarakat Modern

Melalui Kosmologi yang telah maju, dikemukakan teori-teori terjadinya alam semesta, dimana teori-teori itu dapat dikelompokkan menjadi tiga teori utama.

Beberapa hipotesis terjadinya bumi dan tata surya :

  1. 1. Hipotesis Kabut
  2. 2. Hipotesis Planetesimal
  3. 3. Hipotesis Pasang Surut Gas
  4. 4. Hipotesis Peledakan Bintang
  5. 5. Hipotesis Kuiper

 

Stuktur jagad raya dibedakan menjadi 2 :

 

  1. 1. Materi Nampak

Terdiri dari benda-benda angkasa yang menghasilkan cahaya atau memantulkan cahaya sehingga keberadaaanya dapat kita amati. Struktur benda besar. angkasa dari kecil hingga besar adalah sebagai berikut :

- matahari, bintang, planet, bulan, asteroida, dll
- Tata surya
- Galaksi
- Cluster, Super Cluster

 

Planet – planet bagian dalam : Merkurius, Venus, Bumi, Mars.

Planet – planet bagian luar : Yupiter , Saturnus, Uranus, Neptunus.

Galaksi kita memiliki dua bagian :

- Bagian inti : berada di tengah, berbentuk mirip bola dengan diameter , berisi sekitar 80 miliar bintang, serta diperkirakan terdapat lobang hitam yang sangat besar massanya
- Bagian tepi : berisi sekitar 20 miliar bintang.Tata surya terletak di agak    pinggir cakram ini.

 

 

Berdasarkan pengamatan, dapat dibedakan 3 macam galaksi :

Galaksi Spiral (Spiral Galaxis)

Galaksi Ellips (Elliptical Galaxis)

Galaksi tidak beraturan (Irregular Galaxis)

 

 

 

2. Materi Gelap (Dark  Mater)

Terdiri dari benda-benda angkasa yang supermasif, yang runtuh akibat gravitasinya menjadi sedemikian masifnya tetapi gaya gravitasinya begitu besarnya sehingga semua materi tertelan bahkan cahaya pun tak dapat keluar dari tarikannya. Benda itu dinamakan lobang hitam (black holes).

 

 

 

NAMA  : ANDRY YONATHA

KELAS : XI IPA 3

TUGAS : ARTIKEL JAGAD RAYA

 

 

 

 

 

 

 

JAGAD RAYA


PENGERTIAN JAGAD RAYA

Ruangan yang mahaluas yang tidak dapat diketahui/dibayangkan luasnya. Jagad raya diduga bentuknya melengkung dan dalam keadaan memuai, serta terdiri atas galaksi – galaksi bintang yang jumlahnya ribuan. Jagad raya kita berumur 15 miliar tahun.

 

 

TEORI JAGAD RAYA MENURUT PARA AHLI

Menurut orang Yunani Kuno

Orang Yunani pada zaman dahulu mengira bahwa langit itu sangat dekat dengan bumi, dan bumi sangat kecil dibandingkan dengan langit. Mereka mengira bumi diatur oleh Dewa, seperti Dewa Helios (Dewa Matahari) dan Dewa Zeus (Dewa Hujan dan Guntur).

Menurut Aristoteles

Seorang filsafat yang hidup sekitar 300 SM yang menerangkan bahwa peredaran Bulan, Venus, Mars dan planet-planet lain. Aristoteles berpendapat bahwa Matahari, planet dan bintang-bintang semua beredar mengelilingi Bumi.

 

 

 

 

Menurut Ptolomeus

Seorang ahli filsafat bangsa Yunani yang hidup 100 tahun setelah Aristoteles, Ptolomeus sampan menyusun teori baru mengenai cakrawala yang juga disebut Kosmos. Teorinya : benda-benda langit itu semua mengelilingi bumi. Teori ini disebut teori Geo Sentris.

 

 

Menurut Copernicus

Lahir di Toum-Polandia (1473-1543) anak seorang Uskup Katolik. Teorinya bahwa hanya bulan saja yang betul-betul mengelilingi bumi, sedangkan planet-planet lain tidak, tetapi semuanya mengelilingi Matahari.

 

Menurut Galileo Galilei

Hidup pada zaman setelah ditemukan Teleskop, tanggal 7 Januari 1610 dengan menggunakan teleskop menemukan Jupiter. Bukan hanya sebuah titik cahaya kecil, melainkan berupa sebuah bola besar dengan empat buah pengiringnya, dia juga membenarkan teori Copernicus.

 

Pandangan Masyarakat Modern

Dahulu ilmu yang mempelajari tentang asal-usul alam semesta disebut Kosmogoni, sekarang oleh para ahli astronomi modern, kosmogoni yang mempelajari asal-usul dan evolusi alam semesta diperluas meliputi isi alam semesta dan organisasinya.

Melalui Kosmologi yang telah maju, dikemukakan teori-teori terjadinya alam semesta, dimana teori-teori itu dapat dikelompokkan menjadi tiga teori utama. Tahun 1940 diterangkan terjadinya alam semesta telah menggunakan asas yang sama bahwa alam semesta memuai.

 

 

 

Terjadinya Bumi dan Tata Surya

Telah dikemukakan bahwa galaksi terdiri dari berjuta-juta bintang dengan segala jenis, bentuk, dan ukurannya. Salah satu diantara jutaan bintang tersebut adalah matahari yang mempunyai sejumlah anggota yang disebut Tata Surya. Jadi, sebuah tata surya terdiri dari satu matahari dan senua benda angkasa yang beredar mengelilinginya. Tata surya dikelilingi oleh delapan planet, termasuk planet bumi.

Berikut ini dijelaskan beberapa hipotesis terjadinya bumi dan tata surya :

  1. 1. Hipotesis Kabut

Hipotesis yang sering dinamakan hipotesis solar nebula ini merupakan hipotesis yang paling tua dan terkenal. Imanuel Kant (1724-1804), seorang ahli filsafat berkebangsaan Jerman, membuat suatu hipotesis tentang terjadinya tata surya. Dikatakan bahwa di jagad raya terdapat gunpalan kabut yang berputar perlahan-lahan. Bagian tenngah kabut itu lama-kelamaan menjadi gumpalan gas yang kemudian menjadi matahari dan bagian kabut sekitarnya menjadi planet-planet dan satrelitnya.

  1. 2. Hipotesis Planetesimal

Thomas C. Chamberlin (1843-1982) seorang ahli geologi dan ilmuan dari Amerika menyampaikan teori yang dikenal sebagai Teori Planetesimal (berarti planet kecil) dalam penelitiannya The Origin of the Earth (asal mula bumi) pada tahun 1916.

Manurut teori ini, matahari telah ada sebagai salah satu dari bintang-bintang yang banyak. Pada suatu masa, ada sebuah bintang berpapasan pada jarak yang tidak terlalu jauh. Akibatnya, terjadilah peristiwa pasang naik pada permukaan matahari maupun bintang itu. Sebagian dari massa matahari itu tertarik kearah bintang.

  1. 3. Hipotesis Kuiper

Informasi mutakhir mengenai komposisi bintang dan planet menyatakan bahwa planet-planet dan matahari muncul pada saat yang sama. Astronom bernama Gerard P. Kuiper (1905-1973) mengemukakan bahwa semesta terdiri dari formasi bintang-bintang. Menurut dia, dua pusat yang memadat berkembang dalam suatu awan antarbintang dari gas hydrogen. Pusat yang satu lebih besar daripada pusat yang lainnya dan kemudian memadat menjadi bintang tunggal, yaitu matahari.

Peristiwa berikutnya kabut menyelimuti pusat yang lebih kecil yang disebabkan oleh adanya gaya tarik dari massa yang lebih besar. Gaya ini menyebabkan awan yang lebih kecil terpecah-pecah menjadi awan-awan yang lebih kecil lagi yang disebut protoplanet. Setelah suatu periode waktu yang lama, protoplanet tersebut menjadi planet-planet seperti yang dilihat sekarang ini. Jika kedua awan itu mempunyai ukuran yang sama, maka akan terbentuk bintang ganda. Formasi bintang ganda sangat sering terjadi di alam semesta.

Ketika matahari memadat, ia akan menjadi begitu panas sehingga sebagian besar energy radiasi dipancarkan. Energy itu cukup kuat untuk mendorong gas-gas yang lebih terang, seperti hydrogen dan helium, dari awan yang menyelubungi protoplanet-protoplanet yang paling dekat ke matahari.

Pada waktu bintang itu menjauh, sebagian dari massa matahari itu jatuh kembali ke permukaan matahari dan sebagian lagi terhambur ke ruang angkasa sekitar matahari. Hal inilah yang dinamakan planetesimal yang kemudian menjadi planet-planet kecil dan beredar pada orbitnya.

  1. 4. Hipotesis Pasang Surut Gas

Pada tahun 1917 sarjana Inggris, James Jeans (1877-1946) dan Herald Jeffries, menggunakan teori tentang terjadinya planet-planet. Hipotesisnya dikenal dengan nama Hipotesis Tidal James-Jeffries. Menurut hipotesis ini pada suatu saat sebuah bintang yang hamper sama besarnya dengan matahari melintas di dekat matahari. Hal ini menimbulkan terjadinya pasang pada matahari. Pasang itu berbentuk seperti cerutu yang sangat besar ini kemudian bergerak mengelilingi matahari dan mengalami perpecahan menjadi sejumlah butir-butir tetesan kecil. Butir-butir tetesan yang terbesar diantaranya karena daya tariknya dapat menarik butir-butir yang kecil, sehingga akhirnya membentuk gumpalan-gumpalan sebesar planet-planet yang ada sekarang. Hal yang sama juga terjadi pada pembentukkan satelit dari planet.

  1. 5. Hipotesis Peledakan Bintang

Teori ini dikemukakan oleh astronomi dari Inggris, Fred Hoyle pada tahun 1956. Kemungkinan matahari memiliki kawan sebuah bitang (matahri juga bintang) dan pada mulanya juga berevolusi satu sama lain. Ada juga diantaranya ynag memadat dan mungkin juga terjerat ke dalam orbit keliling matahari. Banyak bintang yang meledak akan bebas di ruang angkasa. Teori ini didukung banyak ahli astronomi, karena banyak bintang ganda atau bitang kembar telah diketahui memang ternyata ada.

Keberatan terhadap teori ini adalah kebanyakan bintang di dalam 25 tahun cahaya matahari, agak serupa dengan matahari dan sangat stabil

 

STUKTUR JAGAD RAYA

 

  1. 1. Materi Nampak

Terdiri dari benda-benda angkasa yang menghasilkan cahaya atau memantulkan cahaya sehingga keberadaaanya dapat kita amati. Struktur benda besar. angkasa dari kecil hingga besar adalah sebagai berikut :

- matahari, bintang, planet, bulan, asteroida, dll
- Tata surya
- Galaksi
- Cluster, Super Cluster

1.1 Tata Surya (Solar  System)

 

Tata surya merupakan sistem edar planet-planet mengelilingi satu/lebih bintang. Tata surya kita pusat edar/orbitnya adalah matahari, yang juga merupakan  pusat konsentrasi  massa tata surya.

Berikur daftar distibusi massa dari tata surya kita :

Sun:                                    99.85%
Planets:                                0.135%
Comets:                               0.01% ?
Satellites:                             0.00005%
Minor Planets:                     0.0000002% ?
Meteoroids:                         0.0000001% ?
Interplanetary Medium:      0.0000001%

 

 

1.2       Bintang

Benda angkasa yang menghasilkan radiasi/cahaya. Cahaya ini keluar dari reaksi fusi, yang memberi energi untuk mempertahankannya dari tarikan gravitasi sehingga tidak runtuh. Jika bintang kehabisan bahan bakar itu, maka akan runtuh menjadi bintang kerdil putih (white drawf), atau bintang netron, atau bahkan menjadi lobang hitam, tergantung massanya.

Keruntuhan bintang yang besar menjadi lobang hitam. Bintang yang terdekat dengan tata surya kita adalah Proxima Centauri, yang berjarak sekitar 4  tahun cahaya ( Tahun cahaya adalah jarak yang ditempuh cahaya selama satu tahun. Jadi jika 1 detik jarak yang ditempuh 300 000 km, maka 1 th cahaya sekitar 10 triliun km).

 

1.3       Matahari

Benda angkasa yang menghasilkan radiasi/cahaya. Cahaya ini keluar dari reaksi fusi, yang memberi energi untuk mempertahankannya dari tarikan gravitasi Matahari merupakan 99.85% materi dari seluruh tata surya. Planet-planet, disekitar  mataharinya mengandung  0.135%. Jupiter yang merupakan planet terbesar memiliki lebih dari 2 kali seluruh planet lain jika digabung. Satelit planet, komet, asteroid, meteoroid, dan media antar planet mengandung 0.015%.

 

1.4       Planet

Benda angkasa yang tidak menghasilkan cahaya, yang mengitari bintang. Pada tata surya kita terdapat 8 buah planet, masing – masing secara berurutan menjauhi matahari: Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus.

1.4.1 Planet – planet bagian dalam :

Merkurius

Merkurius (0,4 SA) adalah planet terdekat dari matahari serta juga terkecil (0,055 massa bumi). Merkurius tidak memiliki satelit alami dan ciri geologisnya di samping kawah meteorid yang diketahui adalah (lobed ridges atau rupes), kemungkinan terjadi karena pengerutan pada perioda awal sejarahnya.Atmosfer Merkurius yang hampir bisa diabaikan terdiri dari atom-atom yang terlepas dari permukaannya karena semburan angin matahari. Besarnya inti besi dan tipisnya kerak Merkurius masih belum bisa dapat diterangkan. Menurut dugaan hipotesa lapisan luar planet ini terlepas setelah terjadi tabrakan raksasa, dan perkembangan (“akresi”) penuhnya terhambat oleh energi awal matahari.

 

Venus

Venus (0,7 SA) berukuran mirip bumi (0,815 massa bumi). Dan seperti bumi, planet ini memiliki selimut kulit silikat yang tebal dan berinti besi, atmosfernya juga tebal dan memiliki aktivitas geologi. Akan tetapi planet ini lebih kering dari bumi dan atmosfernya sembilan kali lebih padat dari bumi. Venus tidak memiliki satelit. Venus adalah planet terpanas dengan suhu permukaan mencapai 400 °C, kemungkinan besar disebabkan jumlah gas rumah kaca yang terkandung di dalam atmosfer. Sejauh ini activitas geologis Venus belum dideteksi, tetapi karena planet ini tidak memiliki medan magnet yang bisa mencegah habisnya atmosfer, diduga sumber atmosfer Venus berasal dari gunung berapi.

 

Bumi

Bumi adalah planet bagian dalam yang terbesar dan terpadat, satu-satunya yang diketahui memiliki activitas geologi dan satu-satunya planet yang diketahui memiliki mahluk hidup. Hidrosfer-nya yang cair adalah khas di antara planet-planet kebumian dan juga merupakan satu-satunya planet yang diobservasi memiliki lempeng tektonik. Atmosfer bumi sangat berbeda dibandingkan planet-planet lainnya, karena dipengaruhi oleh keberadaan mahluk hidup yang menghasilkan 21% oksigen. Bumi memiliki satu satelit, bulan, satu-satunya satelit besar dari planet kebumian di dalam Tata Surya.

 

Mars

Mars (1,5 SA) berukuran lebih keci dari bumi dan Venus (0,107 massa bumi). Planet ini memiliki atmosfer tipis yang kandungan utamanya adalah karbon dioksida. Permukaan Mars yang dipenuhi gunung berapi raksasa seperti Olympus Mons dan lembah retakan seperti Valles marineris, menunjukan aktivitas geologis yang terus terjadi sampai baru belakangan ini. Warna merahnya berasal dari warna karat tanahnya yang kaya besi.Mars mempunyai dua satelit alami kecil (Deimos dan Phobos) yang diduga merupakan asteroid yang terjebak gravitasi Mars.

 

1.4.2  Planet – planet bagian luar :

Yupiter

Yupiter (5,2 SA), dengan 318 kali massa bumi, adalah 2,5 kali massa dari gabungan seluruh planet lainnya. Kandungan utamanya adalah hidrogen dan helium. Sumber panas di dalam Jupiter menyebabkan timbulnya beberapa ciri semi-permanen pada atmosfernya, sebagai contoh pita pita awan dan Bintik Merah Raksasa. Sejauh yang diketahui Jupiter memiliki 63 satelit. Empat yang terbesar, Ganymede, Callisto, Io, dan Europa menampakan kemiripan dengan planet kebumian, seperti gunung berapi dan inti yang panas.Ganymede, yang merupakan satelit terbesar di Tata Surya, berukuran lebih besar dari Merkurius.

Saturnus

Saturnus (9,5 SA) yang dikenal dengan sistem cincinnya, memiliki beberapa kesamaan dengan Jupiter, sebagai contoh komposisi atmosfernya. Meskipun Saturnus hanya sebesar 60% volume Jupiter, planet ini hanya seberat kurang dari sepertiga Jupiter atau 95 kali massa bumi, membuat planet ini sebuah planet yang paling tidak padat di Tata Surya. Saturnus memiliki 60 satelit yang diketahui sejauh ini (dan 3 yang belum dipastikan) dua di antaranya Titan dan Enceladus, menunjukan activitas geologis, meski hampir terdiri hanya dari es saja. Titan berukuran lebih besar dari Merkurius dan merupakan satu-satunya satelit di Tata Surya yang memiliki atmosfer yang cukup berarti.

Uranus

Uranus (19,6 SA) yang memiliki 14 kali massa bumi, adalah planet yang paling ringan di antara planet-planet luar. Planet ini memiliki kelainan ciri orbit. Uranus mengedari matahari dengan bujkuran poros 90 derajad pada ekliptika. Planet ini memiliki inti yang sangat dingin dibandingkan gas raksasa lainnya dan hanya sedikit memancarkan energi panas. Uranus memiliki 27 satelit yang diketahui, yang terbesar adalah Titania, Oberon, Umbriel, Ariel dan Miranda.

 

 

Neptunus

Neptunus (30 SA) meskipun sedikit lebih kecil dari Uranus, memiliki 17 kali massa bumi, sehingga membuatnya lebih padat. Planet ini memancarkan panas dari dalam tetapi tidak sebanyak Jupiter atau Saturnus. Neptunus memiliki 13 satelit yang diketahui. Yang terbesar, Triton, geologinya aktif, dan memiliki geyser nitrogen cair. Triton adalah satu-satunya satelit besar yang orbitnya terbalik arah (retrogade). Neptunus juga didampingi beberapa planet minor pada orbitnya, yang disebut Trojan Neptunus. Benda-benda ini memiliki resonansi 1:1 dengan Neptunus.

 

1.5       Bulan/Satelit

Seperti planet,hanya dia mengitari planet. Bumi kita memiliki satu satelit/bulan.

 

1.6       Asteroida, komet, meteroid, planet kecil

Benda angkasa kecil-kecil yang melayang-layang. Asteroida ini banyak sekali terdapat di antara orbit Mars dan Yupiter. Komet adalah badan Tata Surya kecil, biasanya hanya berukuran beberapa kilometer, dan terbuat dari es volatil.

 

1.7       Cluster dan Supercluster

Beberapa galaksi yang berdekatan membentuk formasi yang dinamakan      Cluster. Cluster             tempat Bima Sakti bernama Local Group yang berisi sekitar 30 galaksi. Cluster -    cluster tersebut juga             membtk supercluster. Supercluster tempat bima sakti kita adalah Local supercluster, dengan pusat orbit Cluster Virgo.

1.8       Jagad memuai

Diketahui jagad ini tidaklah ststis atau steady-state, melainkan memuai. Hal ini      pertama kali diungkapkan oleh astronom terkenal Edwin Hubble.

 

 

1.9 Galaksi

Galaksi adalah gugusan dari miliaran bintang-bintang. Biasanya sekitar 100 miliar bintang. Galaksi  memiliki berbagai bentuk seperti spiral, cakram, elips atau tidak beraturan. Galaksi tempat tatasurya kita adalah galaksi bima sakti (milky way). Jumlah galaksi di jagad sekarang diperkirakan sekitar 100 miliar galaksi. Galaksi bima sakti, tempat tata surya kita, merupakan galaksi berbentuk cakram. Jarak antar tepi-tepi cakram adalah sekitar 100 juta tahun cahaya.

Galaksi kita memiliki dua bagian :

- Bagian inti : berada di tengah, berbentuk mirip bola dengan diameter , berisi sekitar 80 miliar bintang, serta diperkirakan terdapat lobang hitam yang sangat besar massanya
- Bagian tepi : berisi sekitar 20 miliar bintang.Tata surya terletak di agak    pinggir cakram ini.

 

Berdasarkan pengamatan, dapat dibedakan 3 macam galaksi :

 

Galaksi Spiral (Spiral Galaxis)

Galaksi ini merupakan galaksi yang berstruktur paling sempurna jumlah 80%, yang terdiri dari tiga bagian :

a. pusat spiral galaksi yang terdiri dari gugusan bintang yang berbentuk   bulat

b. lingkaran yang membungkus pusat spiral

c. piringan dengan lengan spiral

Galaksi Ellips (Elliptical Galaxis)

Galaksi ini meliputi jumlah 17% dari semua galaksi yang sudah diketahui, galaksi ini berbentuk ellips, merupakan bangunan yang sederhana karena hanya terdiri atas :

a. pusat roda

b. selubung yang membungkus pusat

 

Galaksi tidak beraturan (Irregular Galaxis)

Galaksi ini berjumlah kurang dari 3% dari semua galaksi yang sudah ditemukan. Galaksi ini terlihat sebagai gumpalan datar atau onggokan bintang yang semakin menebal, sebagian menipis dalam batas-batas yang tidak jelas.

 

2. Materi Gelap (Dark  Mater)

Terdiri dari benda-benda angkasa yang supermasif, yang runtuh akibat gravitasinya menjadi sedemikian masifnya tetapi gaya gravitasinya begitu besarnya sehingga semua materi tertelan bahkan cahaya pun tak dapat keluar dari tarikannya. Akibatnya materi itu tidak bisa dilihat keberadaanya, kecuali dari akibat gravitasinya. Benda itu dinamakan lobang hitam (black holes).Meski tidak kelihatan justru materi gelap mengisi sebagian besar jagad raya. Menurut yang sekarang bisa diamati meliputi 90 % dari materi jagad raya berisi materi gelap. Di pusat galaksi Bima sakti kita terdapat lubang hitam yang sangat besar.

 

Inilah ukuran sebagian Jagad Raya

W Cephei; VV Cephei: 3,676,200,000 km (ie, 288194 x Earth)
My Cephei: 3,481,250,000 km
Antares: 1,108,430,000 km
Beteigeuze: 905,125,000 km
Rigel: 86,335,000 km
Arcturus: 4,177,500 km
Pollux: 6,962,500 km
Sirius: 2,506,500 km
Sun: 1,392,500 km
Jupiter: 142,984 km
Saturn: 108,728 km
Neptune: 49,532 km
Earth: 12,756 km
Venus: 12,104 km
Mars: 6,794 km
Mercury: 4880 km

 

 

RINGKASAN JAGAD RAYA

 

Jagad Raya adalah ruangan yang mahaluas yang tidak dapat diketahui/dibayangkan luasnya. Jagad raya diduga bentuknya melengkung dan dalam keadaan memuai, serta terdiri atas galaksi – galaksi bintang yang jumlahnya ribuan. Jagad raya kita berumur 15 miliar tahun.

 

Teori Jagad Raya menurut para ahli :

  1. Menurut orang Yunani Kuno

Orang Yunani pada zaman dahulu mengira bahwa langit itu sangat dekat dengan bumi, dan bumi sangat kecil dibandingkan dengan langit.

Menurut Aristoteles

Aristoteles berpendapat bahwa Matahari, planet dan bintang-bintang semua beredar mengelilingi Bumi.

Menurut Ptolomeus

Teorinya : benda-benda langit itu semua mengelilingi bumi. Teori ini disebut teori Geo Sentris.

Menurut Copernicus

. Teorinya bahwa hanya bulan saja yang betul-betul mengelilingi bumi, sedangkan planet-planet lain tidak, tetapi semuanya mengelilingi Matahari.

Menurut Galileo Galilei

Bukan hanya sebuah titik cahaya kecil, melainkan berupa sebuah bola besar dengan empat buah pengiringnya, dia juga membenarkan teori Copernicus.

 

Pandangan Masyarakat Modern

Melalui Kosmologi yang telah maju, dikemukakan teori-teori terjadinya alam semesta, dimana teori-teori itu dapat dikelompokkan menjadi tiga teori utama.

Beberapa hipotesis terjadinya bumi dan tata surya :

  1. 1. Hipotesis Kabut
  2. 2. Hipotesis Planetesimal
  3. 3. Hipotesis Pasang Surut Gas
  4. 4. Hipotesis Peledakan Bintang
  5. 5. Hipotesis Kuiper

 

Stuktur jagad raya dibedakan menjadi 2 :

 

  1. 1. Materi Nampak

Terdiri dari benda-benda angkasa yang menghasilkan cahaya atau memantulkan cahaya sehingga keberadaaanya dapat kita amati. Struktur benda besar. angkasa dari kecil hingga besar adalah sebagai berikut :

- matahari, bintang, planet, bulan, asteroida, dll
- Tata surya
- Galaksi
- Cluster, Super Cluster

 

Planet – planet bagian dalam : Merkurius, Venus, Bumi, Mars.

Planet – planet bagian luar : Yupiter , Saturnus, Uranus, Neptunus.

Galaksi kita memiliki dua bagian :

- Bagian inti : berada di tengah, berbentuk mirip bola dengan diameter , berisi sekitar 80 miliar bintang, serta diperkirakan terdapat lobang hitam yang sangat besar massanya
- Bagian tepi : berisi sekitar 20 miliar bintang.Tata surya terletak di agak    pinggir cakram ini.

 

 

Berdasarkan pengamatan, dapat dibedakan 3 macam galaksi :

Galaksi Spiral (Spiral Galaxis)

Galaksi Ellips (Elliptical Galaxis)

Galaksi tidak beraturan (Irregular Galaxis)

 

 

 

2. Materi Gelap (Dark  Mater)

Terdiri dari benda-benda angkasa yang supermasif, yang runtuh akibat gravitasinya menjadi sedemikian masifnya tetapi gaya gravitasinya begitu besarnya sehingga semua materi tertelan bahkan cahaya pun tak dapat keluar dari tarikannya. Benda itu dinamakan lobang hitam (black holes).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Fakta Tentang Dracula, Werewolf dan Zombie

Suatu malam yang gelap dan penuh badai, neurolog Spanyol Juan Gomez-Alonso sedang menonton film vampir ketika ia menyadari sesuatu yang aneh; ia melihat bahwa vampir berperilaku seperti orang-orang yang terkena rabies. Virus menyerang sistem saraf pusat, mengubah suasana hati dan perilaku dari mereka yang terinfeksi. Penderita menjadi gelisah dan gila, dan sama seperti vampir, suasana hati mereka bisa berubah menjadi liar.

Rabies memiliki beberapa gejala seperti vampir. Ini dapat menyebabkan insomnia, yang menjelaskan bagian dari legenda kelam. Orang yang menderita rabies juga menderita kejang otot, yang dapat menyebabkan mereka muntah darah. Apa yang menakjubkan adalah
fakta bahwa kejang ini dipicu oleh cahaya lampu yang terang, air, cermin, dan bau bauan yang sangat kuat, seperti bau bawang putih.

Setelah menonton film Dracula beberapa kali, Dr Gomez Alonso merasa terdorong untuk terus belajar vampir dari cerita rakyat dan sejarah medis tentang

rabies. Akhirnya, ia menemukan yang lebih mendalam hubungan antara dua fenomena: cerita Vampir menjadi terkemuka di Eropa, pada waktu yang sama daerah-daerah tertentu mengalami wabah rabies. Ini khususnya di Hungaria antara 1721 dan 1728, ketika sebuah epidemi diganggu anjing, serigala, dan manusia dan meninggalkan negara dalam reruntuhan. Gomez-Alonso berteori bahwarabies sebenarnya terinspirasi legenda vampir, dan penelitian ini diterbitkan oleh jurnal kedokteran terkemuka Neurology pada tahun 1998.

The Madness Of King George

Dr Gomez-Alonso bukan ilmuwan pertama yang mencoba vampir sebagai penyakit nyata. Pada tahun 1985, biokimiawan Kanada David Dolphin mengusulkan hubungan antara vampir dan porfiria-yang jarang, kelainan darah kronis yang dicirikan oleh produksi tidak teratur heme, suatu pigmen yang kaya besi ditemukan dalam darah. Kelainan dapat menyebabkan kejang, trans, dan halusinasi yang berlangsung selama berhari-hari atau berminggu-minggu. Akibatnya, orang-orang dengan porfiria sering mengalami kegilaan. (Raja Inggris King George III, diperkirakan adalah orang inggris pertama yang menderita penyakit ini ) Porfiria ekstrim, penderita juga mengalami kepekaan terhadap cahaya, menderita lecet dan luka bakar ketika kulit mereka terkena matahari. Gejala dari porfiria lain adalah intoleransi untuk sulfur dalam makanan. Makanan yang mengandung banyak sulfur? Itu benar, bawang putih.

Manusia Serigala

Selain menjelaskan tentang vampir, Ilmu kedokteran juga memiliki beberapa jawaban untuk manusia serigala dan zombie. Dalam The Werewolf Delusion (1979), Ian Woodward menjelaskan bahwarabies mungkin juga diilhami mitos manusia serigala. Rabies ditularkan melalui gigitan,demensia dan agresi dari tahap akhir rabies bisa membuat orang berperilaku seperti binatang liar. Sekarang, bayangkan bahwa Anda hidup di sebuah desa di abad pertengahan Eropa dan Anda melihat teman Anda tergigit oleh serigala. Beberapa minggu kemudian, mulutnya mulai mengeluarkan busa, melolong di bulan, dan menggigit penduduk desa lainnya. Tiba-tiba cerita nenekmu memberitahu Anda tentang Wolfman terdengar seperti penjelasanyang layak untuk apa yang terjadi.

Zombie

Zombie mungkin juga makhluk ilmu pengetahuan, setidaknya menurut Costas J. Efthimiou, seorang fisikawan di University of Central Florida. Pada tahun 2006, ia mencoba untuk menjelaskan kasus misterius Wilfred Doricent, seorang remaja yang meninggal dunia dan dimakamkan di Haiti, hanya untuk muncul kembali di desanya lebih dari setahun kemudian, tampak dan berperilaku seperti zombie. Wilfred Efthimiou menyimpulkan bahwa bukan korban kutukan, tapi keracunan. Di perairan Haiti, ada spesies ikan puffer hatiyang dapat dibuat menjadi bubuk, yang memiliki kemampuan untuk membuat seseorang tampak mati tanpa benar-benar membunuh dia. Wilfred mungkin telah diracuni dengan bubuk dan kemudian dikubur hidup-hidup. Menurut salah satu teori Dr Efthimiou , sekali di bawah tanah, Wilfred menderita kekurangan oksigenyang menyebabkan kerusakan otaknya. Ketika racun mereda dan Wilfred terbangun, ia mencakar jalan keluar dari kuburan. (di Haiti makam cenderung dangkal.) dengan kerusakan otak, ia berjalan di pedesaan selama berbulan-bulan sampai akhirnya dia kembali ke desanya.

Setelah Dr Efthimiou menerbitkan penjelasan tentang kasus ini, Dr Roger Mallory, seorang ahli saraf di Haiti melakukan scan MRI otak Wilfred. Meskipun hasilnya dapat disimpulkan, ia menemukan bahwa otak Wilfred rusak dengan carayang konsisten dengan kekurangan oksigen. Tampaknya zombification tidak lebih dari keracunan.

Legenda Werewolf dari masa ke masa

Walaupun kedengarannya seperti sebuah kisah dalam film Holywood, namun, kisah mengenai manusia yang dapat berubah menjadi serigala dapat ditemukan di banyak negara di dunia.

Bahkan, kisah mengenai makhluk yang biasa dikenal dengan nama Werewolf atau Lycan ini bisa ditemukan di catatan-catatan Yunani kuno.

Werewolf di dalam Literatur Kuno
Herodotus, dalam bukunya yang berjudul Histories pernah menulis mengenai Neuri, sebuah suku yang berdiam di timur laut Scythia (dekat Ukrainia) yang penduduknya berubah menjadi serigala setiap sembilan tahun.

Dalam mitologi Yunani kuno, raja Arcadia yang bernama Lycaon disebut diubah menjadi serigala oleh dewa Zeus akibat mengorbankan dan memakan daging anaknya sendiri. Nama Lycaon kemudian menurunkan kata Lycanthropy yang kita kenal sekarang ini.

Cendikiawan Roma, Pliny the Elder, juga pernah bercerita mengenai seorang pria yang berubah menjadi serigala setelah memakan isi perut seorang anak kecil.

Lalu, pada tahun 60 Masehi, Gaius Petronius menulis dalam bukunya mengenai Niceros yang menyaksikan temannya berubah menjadi serigala. Niceros bercerita:

“Ketika aku mencari sahabatku, aku menemukannya sedang melepas seluruh pakaiannya dan menaruhnya di pinggir jalan…lalu, ia kencing sambil membentuk lingkaran dengan urinnya di sekeliling pakaian yang tergeletak. Tiba-tiba, ia berubah menjadi serigala. Setelah itu, ia mulai melolong dan berlari masuk ke hutan.”

Walaupun lebih banyak ditemukan di Eropa, kisah mengenai werewolf juga bisa ditemukan di wilayah di luar Eropa.

Di kalangan suku Indian Amerika, makhluk serupa dikenal dengan nama Skin Walker. Di Turki disebut Turkadam, sedangkan di Amerika tengah dikenal dengan nama Nagual. Percaya atau tidak, di Eropa dan Amerika, Leak Bali dianggap sebagai Werewolfnya Indonesia.

Karakteristik Werewolf
Menurut legenda, pada saat bulan purnama, seorang manusia, dalam kondisi tertentu akan berubah menjadi serigala. Tubuhnya akan menjadi tinggi dan kuat. Matanya bersinar terang seperti hewan pada umumnya dan alisnya yang lebat akan bertemu di tengah. Mulutnya terlihat selalu kering, seperti orang yang kehausan.

Kulitnya kasar dan ditumbuhi bulu yang lebat. Telinganya berubah menjadi lancip seperti anjing dengan gelambir yang menggantung di lehernya. Bedanya dengan serigala, werewolf tidak memiliki ekor.

Salah satu metode untuk mengidentifikasi werewolf dalam rupanya sebagai manusia adalah dengan melukai tubuhnya. Jika ia adalah werewolf, maka di bagian tubuh yang terluka akan terlihat adanya bulu seperti serigala.

Cara lainnya, menurut legenda Rusia, seorang werewolf dapat dikenali dengan adanya bulu di bawah lidahnya.

Walaupun dalam film-film Holywood disebutkan kalau werewolf bisa dibunuh dengan peluru perak, karakteristik ini tidak bisa ditemukan di dalam legenda.

Bagaimana cara berubah menjadi Werewolf
Di Italia, Perancis dan Jerman, disebutkan kalau seseorang dapat berubah menjadi werewolf dengan cara tidur di luar rumah pada saat bulan purnama musim semi yang jatuh pada hari rabu atau jumat tertentu.

Lalu, ada juga yang percaya kalau seseorang bisa berubah menjadi werewolf karena digigit oleh werewolf lain. Ini membuatnya menjadi sama seperti legenda Vampire. Ada lagi yang percaya kalau seseorang bisa berubah menjadi werewolf karena dikutuk.

Tetapi, kebanyakan legenda percaya kalau transfigurasi seorang manusia menjadi werewolf terutama diakibatkan oleh kegiatan yang berhubungan dengan aktifitas satanic atau sihir.

Pandangan ini meluas pada abad pertengahan di Eropa yang diiringi dengan perburuan werewolf, vampire dan penyihir. Di Perancis sendiri, antara tahun 1520 hingga tahun 1630, ada sekitar 30.000 orang yang ditangkap karena dianggap sebagai werewolf. Kebanyakan dari tersangka ini kemudian menjalani penyiksaan dan interogasi yang keji hingga tewas.

Walaupun sering dianggap sebagai aktifitas satanic, ada sebuah kisah yang cukup membingungkan.

Pada tahun 1692, seorang pria berusia 80 tahun yang bernama Thiess dari Livonia memberikan kesaksian di bawah sumpah kalau ia dan beberapa teman lainnya adalah werewolf yang disebutnya sebagai “Anjing pemburu Tuhan”.

Ia mengklaim kalau mereka adalah perajurit yang diutus Tuhan untuk memburu para penyembah setan dan para penyihir. Thiess juga mengatakan kalau kelompok werewolf seperti dia juga terdapat di Rusia dan Jerman.

Kesaksian Thiess dianggap sebagai penghujatan terhadap Tuhan dan ia dihukum 10 kali cambukan karenanya.

Werewolf dan Vampire
Bagaimana hubungan antara werewolf dan vampire? Kita melihat mereka bermusuhan seperti di film underworld, apakah benar seperti itu?

Sepertinya tidak. Pada abad pertengahan, di Eropa berkembang kepercayaan kalau jasad mereka yang dibunuh karena dianggap werewolf harus dikremasi. Jika tidak, maka jasad itu akan bangkit dari kubur sebagai Vampire.

Ini mengindikasikan kalau masyarakat waktu itu percaya werewolf dan vampire adalah satu oknum.

Di Serbia, Bulgaria dan Slovakia, Vampire dan Werewolf juga dianggap sebagai makhluk yang sama yang dikenal dengan nama Vulkodlak.

Penampakan Signifikan
Salah satu alasan mengapa kisah mengenai werewolf bisa bertahan selama ribuan tahun adalah akibat banyaknya laporan penampakan yang terjadi selama rentang waktu itu.

Misalnya, tahun 1790. Dua orang pengembara sedang berada di Wales Utara ketika seekor hewan besar menyerang kuda mereka. Satu kuda mati terbunuh. Peristiwa ini terjadi saat bulan purnama terlihat di atas langit. Banyak yang percaya kalau makhluk yang menyerang mereka adalah seekor werewolf.

Lebih dari 200 tahun setelah peristiwa itu, tepatnya di tahun 1992, juga di Wales, surat kabar lokal memberitakan mengenai makhluk aneh sebesar beruang yang terlihat berkeliaran di tempat itu. Seorang petani sempat melihat makhluk itu saat bulan purnama dan ia menemukan dua ekor dombanya sudah mati. Sebagian orang juga percaya kalau makhluk itu adalah seekor werewolf.

Legenda Beast of Gevaudan yang meneror Perancis tahun 1760an juga sering dianggap sebagai kasus klasik Werewolf.

Para saksi mata yang melihat makhluk itu mendeskripsikannya sebagai makhluk yang mirip dengan anjing atau serigala.

Beast of Gevaudan tercatat melakukan 11 kali penyerangan dimana kebanyakan korbannya adalah wanita dan anak-anak. Para korban tewas ditemukan dengan tubuh termutilasi dan menunjukkan tanda-tanda dimangsa.


Militer Perancis sampai mengerahkan pasukan untuk memburu makhluk itu. Namun, tidak membawa hasil.

Dari antara semua penampakan modern mengenai werewolf, mungkin penampakan yang paling luar biasa adalah apa yang dialami oleh Mrs.Delburt Gregg dari Texas.

Pada suatu malam di tahun 1958, Mrs.Gregg sedang sendirian di kamarnya ketika ia mendengar suara seperti menggaruk di jendelanya. Sekilas, ia bisa melihat adanya seekor makhluk besar berbulu seperti serigala yang sedang menatapnya dengan mata bersinar. Mrs.Gregg juga bisa melihat gigi taringnya yang putih.

Menyadari kehadirannya telah diketahui, makhluk itu kemudian segera berlari masuk ke dalam semak-semak.

Mrs.Gregg bercerita:

“Setelah beberapa saat, aku menyaksikan satu sosok keluar dari semak-semak. Tetapi, aku tidak melihat adanya serigala berbulu lebat. Figur yang terlihat keluar adalah seorang pria yang sangat tinggi yang kemudian berjalan terburu-buru hingga menghilang di kegelapan malam.”

Penampakan Mrs.Gregg sangat sesuai dengan gambaran werewolf versi Holywood.

Kalau begitu, apakah benar ada makhluk werewolf seperti yang digambarkan oleh film-film Holywood?

Penjelasan Alternatif
Sepertinya sulit mengabaikan keberadaan makhluk ini. Jika werewolf hanyalah sebuah cerita rakyat, dongeng atau rekaan Holywood, mengapa kisah penampakan makhluk ini bisa tersebar ke seluruh dunia sejak ribuan tahun yang lalu?

Jika kisah werewolf baru muncul beberapa puluh tahun belakangan, mungkin kita bisa berargumen kalau televisi dan media yang telah menyebarkannya. Tetapi, sepertinya setiap wilayah di dunia, punya kisah werewolfnya masing-masing.

Jadi, apakah makhluk yang disebut werewolf benar-benar ada?

Sebelum masuk ke situ, mungkin ada baiknya kita melihat beberapa teori alternatif yang berusaha menjelaskan mengenai makhluk ini.

Teori alternatif ini dibuat berdasarkan premis kalau tidak ada manusia yang bisa berubah menjadi serigala. Yang ada adalah salah interpretasi atau cerita hiperbolik yang diceritakan secara turun-temurun.

Ini adalah beberapa diantaranya:

Pria berpakaian serigala
Ada sebuah peristiwa mengerikan terjadi di kota Bedburg, Jerman, pada tahun 1591. Suatu hari, sekelompok penduduk berhasil mengepung seekor serigala yang masuk ke desa. Lalu mereka mulai menyerang serigala itu dengan kayu. Anehnya, serigala itu tidak berusaha untuk lari atau melawan.

Tiba-tiba, para penduduk melihat hewan itu berdiri dan makhluk yang dianggap sebagai serigala itu ternyata adalah seorang pria paruh baya yang mengenakan kulit serigala. Mereka mengenalinya sebagai Peter Stubbe, salah satu penduduk Bedburg juga.

Para penduduk lalu membawanya ke desa dan mulai menginterogasinya. Stubbe mengakui kalau ia telah membunuh 16 orang, termasuk 2 perempuan hamil dan 13 anak-anak.

Lalu, ia mulai bercerita lebih jauh.

Pada usia 12 tahun, Stubbe sudah tertarik dengan ilmu sihir dan mulai mempelajarinya. Bertahun-tahun kemudian, ia semakin serius mempelajarinya dan bahkan ia memulai perjanjian dengan setan. Tidak butuh waktu lama, Stubbe mulai dipenuhi dengan angan-angan untuk membunuh. Ketika mengincar mangsanya, Ia akan bersembunyi di hutan sambil menyamar menjadi serigala.

Pembunuhan yang dilakukan oleh Stubbe terbilang cukup sadis. Ia biasa merobek tenggorokan korbannya dan menghisap darahnya. Secara perlahan, keinginannya akan darah menjadi tidak tertahankan sehingga ia terus membunuh untuk memuaskannya. Dalam banyak kesempatan Stubbe bahkan memakan daging korbannya.

Yang paling mengerikan dari kejahatan Stubbe adalah kejahatan yang dilakukannya terhadap anaknya sendiri.

Suatu hari, Ia membawa anak laki-lakinya yang masih kecil ke hutan, memecahkan tengkoraknya dan memakan otaknya.

Peter Stubbe tercatat sebagai salah satu pembunuh berantai paling sadis di dalam sejarah dunia. Kejahatan yang dilakukannya begitu mengerikan sehingga pengadilan memutuskan untuk menghukum matinya dengan cara yang tak kalah sadis. Tubuhnya diikat di sebuah roda, lalu, daging tubuhnya dicabik-cabik dengan besi panas. Kaki dan tangannya kemudian dipatahkan dan akhirnya ia dipenggal. Sisa mayatnya lalu dibakar menjadi abu.

Peristiwa pembunuhan Peter Stubbe terjadi pada abad pertengahan dimana Eropa sedang berada pada masa dimana tahayul merajalela. Bisa jadi kisah ini tersebar luas dan menimbulkan rumor mengenai adanya makhluk jadi-jadian bernama Werewolf.

Halusinasi
Penulis pertama yang mengkaitkan antara werewolf dengan penyakit adalah Marcellus Sidetes (abad 2 Masehi), seorang Yunani yang tinggal di Turki dan menulis buku mengenai pengobatan.

Ia menyebutkan kalau ada kasus dimana seseorang mengalami perasaan yang menuntunnya untuk percaya kalau ia adalah serigala yang kemudian membuat orang tersebut berkeliaran di pemakaman.

Argumen Sidetes kemudian dikonfirmasi oleh sains modern yang mendukung adanya kemungkinan ini. Salah satunya adalah keracunan ergot (sekumpulan jamur genus Claviceps). Mereka yang keracunan jamur jenis ini bisa mengalami halusinasi yang cukup parah dan bisa menganggap diri mereka sebagai hewan, atau merasa sedang diserang oleh hewan.

Salah satu kasus terburuk keracunan Ergot terjadi pada tahun 1951 di kota Pont St.Espri di Perancis. Sekitar 135 orang masuk rumah sakit dan 6 diantaranya meninggal dunia. Kasus ini terjadi akibat para penduduk memakan roti yang telah terinfeksi ergot. Jamur ini telah membuat mereka mengalami halusinasi yang membuat mereka percaya kalau harimau dan ular sedang menyerang mereka.


Tentu saja teori ini tidak bisa menjelaskan mengapa di tempat yang tidak pernah ditemukan ergot juga dilaporkan adanya penampakan werewolf.

Karena itu, kita masuk ke sebuah sebuah teori lain yang lebih populer. Teori ini percaya kalau werewolf sebenarnya adalah manusia yang terkena kelainan yang disebut Hypertrichosis atau werewolf syndrome.

Hypertrichosis (Werewolf Syndrome)
Jika werewolf hanya didefinisikan sebagai manusia berbulu lebat seperti serigala, maka sepertinya kita telah mendapatkan penjelasannya lewat kelainan yang disebut Hypertrichosis, kadang disebut werewolf syndrome.

Mereka yang menderita kelainan ini mengalami pertumbuhan rambut di tubuh dalam jumlah yang tidak wajar. Ada yang mengalami kelainan ini sejak lahir dan ada pula yang mengalaminya karena faktor eksternal seperti efek samping pengobatan.


Untuk yang mendapatkannya sejak lahir, belum ditemukan pengobatan yang bisa menyembuhkannya. Yang bisa dilakukan hanyalah mencukur rambut dengan teratur.

Kasus Hypertrichosis bawaan dari lahir boleh dibilang sangat langka karena sejak abad pertengahan hanya ada 50 kasus yang tercatat.


Tetapi, masalahnya, penderita Hypertrichosis tidak pernah berubah dari manusia menjadi serigala dan sebaliknya. Jadi, penjelasan ini pun sepertinya tidak sesuai dengan legenda werewolf.

Jadi, makhluk apakah werewolf ini sebenarnya?

Werewolf dan aktivitas sihir
Apakah makhluk ini berasal dari aktivitas sihir?

Ataukah makhluk ini seekor cryptid yang belum dikenal?

Namun, pertanyaan terpentingnya adalah, apakah manusia bisa berubah menjadi hewan?

Jika semua teori di atas tidak bisa menjelaskannya, maka saya rasa, jawaban paling “masuk akal” adalah: Werewolf memang ada dan ya, manusia bisa mengalami transfigurasi menjadi hewan dengan melakukan sihir tertentu.

Tapi, jika kalian tidak mempercayai adanya sihir yang bisa menyebabkan seorang manusia mengalami transfigurasi menjadi hewan, maka saya tidak punya teori lagi untuk dikemukakan.

My Favourite Place

My favourite place is Rio de Janeiro. Rio de Janeiro was the capital of Brazil. Rio de Janeiro is the second largest city in Brazil, on the South Atlantic coast. Rio de Janeiro is famous for its breathtaking landscape, it’s laidback beach culture and it’s annual carnival. I like this place because The famous statue of Christ the Redeemer was in that place. This statue is a landmark of this city. It is located at the top of the Corcovado Mountain and is 713 metres high up in the Tijuca Forest National Park. The statue it’s 30 meters high and built overlooking the city of Rio de Janeiro. Weighing approximately 700 tons. As well as sculpt the 38 meter high. The statue was built by a French artist, Paul Landowski, since the year 1921 until 1931. This statue is a symbol of Christianity, and became a symbol of city pride. This statue of an open hand which were widely seen as a sign of the warmth of the Brazilian population. Because it is situated on a mountain high enough, the tourists have to use a car or a special train pull the cord, to get to the location of the statue.There, they can see city of Rio de Janeiro, with its beautiful beaches. Neither, if I look at the statue I just feel like blessed by that statue. The point is I really want to go to Rio de Janeiro, so I can really got a bless from that statue.

Kenangan

kenangan . . .
yang teringat hanya canda dan kesedihan
dalam gelap hati aku menangis
mengenangpun tak jadi arti
semua yang telah terjadi
takkan kembali

kenangan . . .
kan tercipta bila kekasih pergi
tuk selamanya
bisikan hati yang tersimpan dalam bayangan telah jadi bintang
kali ini ku takkan biarkan ia terjatuh atau menangis

HIPERTENSI

Pernahkah Anda merasakan sakit tekanan darah tinggi ? Pada umumnya penyakit tekanan darah tinggi sering dialami oleh orang yang usianya sudah setengah baya. Penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi yaitu penyakit yang ditimbulkan karena tekanan darah di atas normal (140/90 mm Hg).

Hipertensi disebabkan oleh banyak faktor, diantaranya usia yang semakin tua, kegemukan, gagal ginjal, merokok, peminum alkohol, stres dan keturunan. Semakin banyak faktor yang dimiliki seseorang, maka semakin besar kemungkinan orang itu terkena hipertensi. Apa bahaya dari penyakit ini?

Sakit yang ditimbulkan akibat dari hipertensi seringkali tiba-tiba terjadi, seperti stroke, lumpuh, pusing, nyeri kepala, sakit jantung, dan lambat laun dapat menyebabkan penyakit ginjal akut, arteriosklerosis serta aterosklerosis.

Bagaimana cara menghindari penyakit hipertensi? Lakukan pencegahan hipertensi dengan pola hidup sehat seperti olahraga, istirahat dan tidak stres, diet rendah garam dan rendah kolesterol, jaga agar tekanan darah tetap normal.

Pengertian Hipertensi

Tekanan darah pada orang dewasa normal berkisar antara 100/70 mm Hg sampai 140/80 mm Hg. Tekanan darah seseorang dapat berubah setiap saat. Jika tekanan darah di atas normal maka akan terjadi tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Darah yang mengalir ke seluruh tubuh dipompa jantung dengan kekuatan tertentu. Kekuatan ini berupa tekanan yang mendorong darah ke luar menuju arteri (pembuluh nadi), kemudian mengalir ke seluruh tubuh. Pada saat otot bilik kiri jantung berkontraksi, maka tekanan yang terjadi diteruskan ke arteri (pembuluh nadi). Tekanan darah ini disebut sistol. Setelah otot bilik jantung berkontraksi kemudian terjadi relaksasi (istirahat) sebentar. Pada saat relaksasi terjadi penurunan tekanan sampai batas rendah.

Tekanan pada saat otot jantung relaksasi ini disebut diastol. Tekanan sistol ditulis di sebelah atas, sedang diastol ditulis di sebelah bawah. Penderita hipertensi memiliki sistol di atas 140 mm Hg dan diastol di atas 90 mm Hg.

Untuk mengukur tekanan darah diperlukan alat tensimeter atau spigmomanometer.

Hipertensi ada 2 macam, yaitu :

1. Hipertensi esensial atau primer
Penderita hipertensi esensial belum dapat dijelaskan mekanisme kerjanya. Pada umumnya penderita hipertensi esensial memiliki riwayat keluarga penderita hipertensi pula.
2.
Hipertensi Sekunder
Hipertensi sekunder dapat terjadi karena kelainan organis seperti penyakit pada perenkim ginjal dan pembuluh darah ginjal, kelainan endokrin, akibat pemakaian obat serta pola hidup yang tidak sehat.

Hutan dan peManfaatannya

Definisi Hutan

Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang cukup besar dan beragam. Salah satu keanekaragaman hayati yang dimiliki Indonesia adalah hutan yang tersebar di sebagian besar pulau-pulau yang ada di Indonesia. Jenis hutan apa yang ada di daerahmu? Mari kita pelajari materi ini.

Hutan merupakan salah satu bentuk kehidupan yang tersebar di seluruh dunia. Kita dapat menemukan hutan baik di daerah tropis maupun daerah beriklim dingin, di dataran rendah maupun di pegunungan, di pulau kecil maupun di benua besar.

Orang awam mungkin melihat hutan lebih sebagai sekumpulan pohon kehijauan dengan beraneka jenis satwa dan tumbuhan liar. Untuk sebagian, hutan berkesan gelap, tak beraturan, dan jauh dari pusat peradaban. Sebagian lain bahkan akan menganggapnya menakutkan.

Namun, jika kita mengikuti pengertian ilmu kehutanan, Hutan adalah sebuah kawasan yang ditumbuhi dengan lebat oleh pepohonan dan tumbuhan lainnya, yang menempati daerah yang cukup luas.

Usaha pengelolaan dan pemanfaatan hutan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia disebut kegiatan kehutanan.

Wilayah Indonesia terdiri atas sekita 17.000 pulau besar dan kecil membentang sepanjang garis khatulistiwa. Jumlah tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Kondisi geografis tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara yang memiliki keragaman flora dan fauna yang sangat melimpah.Indonesia juga diakui sebagai negara yang memiliki keanekaragaman hayati tertinggi di dunia. Indonesia memiliki habitat yang sangat luas meliputi rawa, hutan basah dan kering, padang rumput, serta gunung bersalju. Oleh karena itu jenis tumbuhan di Indonesia sangat beragam.

Wilayah Indonesia yang berada di khatulistiwa selalu mendapat sinar Matahari yang banyak sepanjang tahun, suhu udara yang relatif sedang sampai tinggi, dan curah hujan yang juga tinggi. Kondisi ini memungkinkan tumbuhnya berbagai jenis tanaman dari mulai lumut hingga pohon yang tingginya mencapai 50 meter.

Arti Cinta

Di dalam kedinginan jiwaku

Kau hadir mendekap erat kalbuku

Dalam kesendirian nuraniku

Kau temani aku dengan kemesraan

Dalam kegalauan jiwaku

Kau hadir untuk menghiburku

Dalam kesepian malamku

Kau hadir dalam indahnya mimpiku

Tiada yang kupikirkan selama ini

Kecuali aku merasa berarti bersamamu

Kan kuayun langkahku ini

Bersama irama kerinduan

Kangen kan slalu menyelimuti hatiku

Tak ada sesuatu terindah untuku

Karena kau segala-galanya bagiku

Sambutlah ‘si CINTA’

Saat malam mulai larut

Suasanapun semakin senyap

Aku terbujur dalam kekakuan

Karena hati terpasung dalam kesepian

Kesedihan dengan kesendirian

Seakan menggugurkan sejuta harapan

Sepinya malam berlalu sudah

Pagi datang mengawali hari baru

Aku terbangun dari panjangnya malam

Perlahan aku bergerak, Berdiri dan kubuka jendela

Tersiratlah cahaya mentari pagi

Menyinari…… Menghempaskan semua khayalan kepahitan

Memang, Aku harus tetap tegar berdiri

Songsong hari yang baru

Sambut dengan sesuatu yang indah

Wujudkan misteri cita dan cinta

Sambutlah ‘si CINTA’ yang cantik

Berikan dia senyum

Warnailah hari-hari dengan cinta

TRY OUT

psb

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.